Minggu, 08 Juni 2014

LIPID



Lipid adalah golongan senyawa organik yang sangat heterogen yang menyusun jaringan tumbuhan dan hewan.Lipid merupakan golongan senyawa organik kedua yang menjadi sumber makanan,merupakan kira-kira 40% dari makanan yang dimakan setiap hari.Lipid mempunyai sifat umum sebagai berikut:
Berbeda dengan karbohidrat dan protein,lipid bukan suatu polimer,tidak mempunyai satuan yang berulang.Pembagian yang didasarkan atas hasil hidrolisisnya,lipid digolongkan menjadi lipid sederhana,lipid majemuk,dan sterol.

Suatu molekul dikategorikan dalam lipid karena :
1.     Mempunyai kelarutan yg rendah di dalam air
2.     Larut dalam pelarut organik (eter, khloroform)
3.     Terdiri dari Carbon,Hidrogen,Oksigen,Nitrogen,dan Fosfor
4.     Bila dihidrolisis akan menghasilkan asam lemak
5.     Berperan pada metabolisme tumbuhan dan hewan

A.      Lipid Sederhana
Minyak dan lemak termasuk dalam golongan lipid sederhana.Minyak dan lemak yang telah dipisahkan dari jaringan asalnya dapat mengandung sejumlah kecil komponen yaitu selain trigliserida,seperti sbb:Lipida kompleks (lesitin, sephalin,fosfatida,glikolipida),sterol yang berada dalam keadaan bebas atau terikat dengan asam lemak,asam lemak bebas,lilin,pigmen yang larut dalam lemak,dan hidrokarbon.Komponen tersebut mempengaruhi warna dan flavor produk.Lemak dan minyak terdiri dari trigliserida campuran yang merupakan ester dari gliserol dan asam lemak rantai panjang.Minyak nabati terdapat pula dalam buah-buahan,kacang-kacangan,biji-bijian,akar tanaman,dan sayur-sayuran.Dalam jaringan hewan lemak terdapat di seluruh badan tetapi jumlah terbanyak terdapat dalam jaringan adipose dan sumsum tulang.
Trigliserida merupakan senyawa asam lemak yang diproduksi dari karbohidrat dan disimpan dalam bentuk lemak hewani.Trigliserida ini merupakan penyebab utama penyakit penyumbatan arteri dibanding kolesterol.
Secara kimia yang diartikan dengan lemak adalah trigliserida dari gliserol dan asam lemak.Berdasarkan bentuk strukturnya trigliserida dapat dipandang sebagai hasil kondensasi ester dari satu molekul gliseril dengan tiga molekul asam lemak,sehingga senyawa ini sering juga disebut sebagai triasilgliserol. Jika ketiga asam lemak penyusun lemak itu sama disebut trigliserida paling sederhana.Tetapi jika ketiga asam lemak tersebut tidak sama disebut dengan trigliserida campuran.Pada umumnya trigliserida alam mengandung lebih dari satu jenis asam lemak.Triglirigliserida jika dihidrolisis akan menghasilkan 3 molekul asam lemak rantai panjang dan 1 molekul gliserol.Reaksi hidrolisis trigliserida dapat digambarkan sebagai berikut:

B.      Lipid Majemuk
Lipid majemuk jika dihidrolisis akan menghasilkan gliserol,asam lemak dan zat lain.Secara umum lipid kompleks dikelompokkan menjadi dua, yaitu fosfolipida dan glikolipida.
1.      Fosfolipida adalah suatu lipid yang jika dihidrolisis akan menghasilkan asam lemak, gliserol,asam fosfat serta senyawa nitrogen
Contoh senyawa yang termasuk dalam golongan ini adalah lesitin dan sephalin.
2.     Glikolipid adalah suatu lipid kompleks yang mengandung karbohidrat.Salah satu contoh senyawa yang termasuk dalam golongan ini adalah serebrosida.Serebrosida terutama terbentuk dalam jaringan otak,senyawa ini merupakan penyusun kurang lebih 7 % berat kering otak, dan pada jaringan syaraf.

C.      Sterol
Sterol sering ditemukan bersama-sama dengan lemak.Sterol dapat dipisahkan dari lemak setelah penyabunan.Oleh karena sterol tidak tersabunkan maka senyawa ini terdapat dalam residu.Lebih dari 30 jenis sterol telah dijumpai di alam,terdapat pada jaringan binatang dan tumbuhan,ragi, jamur,tetapi jarang ditemukan dalam bakteri.Persenyawaan sterol yang terdapat dalam minyak terdiri dari kolesterol dan fitostrerol.Senyawa kolesterol umumnya terdapat dalam lemak hewani,sedangkan fitosterol terdapat dalam minyak nabati.
                                                    


Kolesterol merupakan penyusun utama batu empedu.Kolesterol berfungsi membantu absorbsi asam lemak dari usus kecil, juga merupakan prazat (precursor) bagi pembentukan asam empedu,hormon steroid, dan vitamin D.Ada hubungan antara kadar kolesterol dalam darah dengan penyakit jantung koroner,dan pengerasan pembuluh darah (atherosclerosis).

PERMASALAHAN :
Dari artikel di atas,dapat kita lihat bahwa trigliserida dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pada arteri yang tentunya mengakibatkan penyakit jantung nantinya.Demikian pula dengan halnya suatu kolesterol.Nah bagaimana hubungan keduanya,sehingga hal tersebut bisa terjadi ?Dan apa faktor utama yang menyebakan penyumbatan arteri tersebut.? Tolong jelaskan!